Verifikasi Pembayaran

Baru juni kemarin saya dapat SK pindah bagian, lintas jalur ke bagian keuangan. Awalnya di bagian jaringan yang dominan berkutat dengan hal-hal yang teknis, sekarang berkutat dengan nominal dan angka-angka. Kerjaan rutin saya sekarang adalah verifikasi pembayaran. ya bisa dibilang pekerjaan yang paling mudah di bagian keuangan ini. hehehehe. nah sebelum mengerjakan verifikasi pembayaran ini ada beberapa hal yang harus diketahui dan perhatikan. Yang harus diperhatikan setelah menerima berkas tagihan dari user (orang yang menangani tagihan dari pekerjaan yang telah dilakukan oleh bidang tersebut seperti jaringan, administrasi, TEL dan lainnya). untuk itu kita harus mengecek kelengkapan tagihan tersebut berdasarkan kontrak pekerjaan tersebut, seperti pada check list tagihan dibawah ini misalnya kelengkapannya. jika kurang lengkap kembalikan ke user nya. Kecuali yang berkaitan dengan keuangan yaitu permohonan pembayaran, kuitansi, faktur pajak, surat setoran pajak (SSP), Berita acara pembayaran.

Ingat ya selelu di cek juga paraf serta tandatangannya, beserta nomor-nomor berita acaranya apakah sudah lengkap atau belum ya. Materainya juga ya. Berita acara serah terima pekerjaan dan Berita acara pembayaran selalu ya isi materai 1 lembar materai pada pihak 1 (misal PLN) dan selembar lagi pada pihak ke 2 (Rekanan/vendor). Hal-hal kecil juga perlu diperhatikan ya seperti tanggal, hari yang sesuai, judul pekerjaan, nilai nominal apakah sudah sesuai antara kuitasi, permohonan pembayaran, berita acara pembayaran, e faktur/faktur pajar dengan kontraknya. Tanggal  kuitansi dan surat permohonan pembayarannya juga ya harus sama dengan tanggal faktur pajak nya/e faktur nya.

screen-10.43.20[10.07.2018]

Nah selain kelengkapan berkas tersebut dan hal-hal kecilnya yang penting tersebut. kita juga harus mengetahui sedikit mengenai pajak ya, istilah PPN danPPH pasti sudah tidak asing lagi kan? PPN itu pajak pertambahan nilai, PPH itu pajak penghasilan. kalau mau tau lebih jelas bisa browsing di mbah google hehhe. ya sedikit tidaknya tau sekilas ya. nah PPH itu ada jenis nya juga apa pekerjaan itu masuk pada PPH pasal 22, pasal 23 atau pasal 4 ayat 2 itu tergantung dari jenis pekerjaannya apakah masuk pada jenis material saja (pengadaan barang) atau jasa. kalau material masuk pph pasal 22, kalau jasa masuk pph pasal 23, kalau material dan jasa masuk pasal 4 ayat 2. itu aja yang dasar harus diketahui ya. sebenernya banyak jenis pph. coba deh googling. heheh. baca-baca gitu banyak rumusannya  harus dikali berapa persen. ada juga istilah PPnBM (untuk barang mewah biasanya). ya coba deh baca-baca gitu sedikit tidaknya paham pasti. walaupun latar belakang saya teknik, ya harus paham juga hehehehe. ya formatnya kurang lebih seperti dibawah ini :
screen-10.42.18[10.07.2018]

sebenernya modal utama yang diperlukan dalam verifikasi itu hanya ketelitian kok, jadi harus teliti ya. bagaimana dengan kamu yang baru pindah bagian ? ini yang paling dasar dulu ya.hehehhehe 🙂 untuk tahap selanjutnya coming soon ya 🙂

Advertisements